Telusuri Berita Kami

Tetap terinformasi dangan pembaruan berita kami

KY Kembali Meriahkan Pameran DOLC FH UI 2026

Jakarta (Komisi Yudisial) - Komisi Yudisial (KY) kembali berpartisipasi dalam Days of Law Career (DOLC) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Kamis s.d. Sabtu, 29 s.d 31 Januari 2026 di Kuningan City Ballroom, Jakarta. Tidak hanya memfasilitasi para pengunjung agar memperoleh pemahaman tentang kelembagaan KY, peserta juga bisa...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/9ed9c-20170818-penyerahan-cha-dpr.jpg

KY Usulkan Lima CHA ke DPR

Jakarta (Komisi Yudisial) – Komisi Yudisial (KY) menyampaikan lima nama calon hakim agung (CHA) Tahun 2017 untuk untuk dimintakan persetujuannya kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Penyampaian usulan tersebut langsung diserahkan oleh Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari kepada  Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Jumat (18/8) di Ruang Rapat Pimpinan DPR RI,...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/ce4c0-20170804-wawancara-cha-hidayat-manao.jpg

CHA Hidayat Manao: Perlu SKB TNI dan KPK dalam Tangani Korupsi di Militer

Jakarta (Komisi Yudisial) - Peserta terakhir Wawancara Terbuka Calon Hakim Agung (CHA) Tahun 2017 menghadirkan Kepala DILMILTI II Jakarta Hidayat Manao. Menurutnya, kasus korupsi yang dilakukan oleh oknum Perwira TNI tetap disidangkan oleh Pengadilan Militer, bukan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).   “Sampai saat ini, perkara-perkara korupsi yang subjeknya adalah...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/c35c0-20170804-wawancara-cha-yodi-martono.jpg

CHA Yodi Martono Wahyunadi: Hakim Harus Berpikir Progresif

Jakarta (Komisi Yudisial)- Dalam menangani perkara sebaiknya hakim tidak hanya melihat apa yang tertulis, tetapi harus memiliki pemikiran yang lebih luas. Jika ada kekosongan dalam suatu peraturan, maka ia harus bisa melakukan penemuan hukum untuk mengisi kekosongan tersebut. Hakim juga perlu memiliki pemikiran yang progresif.   Hal itu disampaikan Yodi...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/ca830-20170804-wawancara-cha-gazalba.jpg

CHA Gazalba Saleh: Hakim Perlu Menggali Nilai-Nilai Keadilan Substantif

Jakarta (Komisi Yudisial) - Calon hakim agung (CHA) Gazalba Saleh menegaskan pentingnya seorang hakim menggali nilai-nilai keadilan substantif yang mengacu pada bukti-bukti dan fakta dalam persidangan.   “Keadilan substantif adalah keadilan yang sebenarnya, keadilan hakiki yang benar-benar mengacu pada bukti-bukti dan fakta pada persidangan,” urai Gazalba di hadapan panelis saat...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/b687a-20170804-wawancara-cha-ansori.jpg

CHA Ansori: Hakim Wajib Jaga Independensi

Jakarta (Komisi Yudisial) - Wawancara calon hakim agung (CHA) Tahun 2017 memasuki hari terakhir dengan menghadirkan empat CHA. Wawancara merupakan tahapan akhir uji kelayakan yang dilakukan oleh Anggota Komisi Yudisial dan Panel Ahli. Beberapa nama yang terlibat dalam tim panel, di antaranya: Prof. Kaelan (negarawan), Prof. Andi Hamzah (Pidana), Hary Djatmiko...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/ec146-20170803-wawancara-cha-yasardin.jpg

CHA Yasardin: Hakim Perlu Terus Diingatkan Pentingnya KEPPH

Jakarta (Komisi Yudisial) – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap oknum hakim dan pengawai pengadilan harus dijadikan catatan bagi Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA). Calon hakim Agung (CHA) Yasardin menyarankan Bawas MA perlu melakukan pemetaan terkait pengawasan hakim dan menambah jumlah sumber daya manusia....

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/74331-20170803-wawancara-cha-jaliansyah.jpg

CHA Jaliansyah Ingin Distribusi Hakim Lebih Merata

Jakarta (Komisi Yudisial) – Permasalahan di Mahkamah Agung (MA) yang banyak disorot adalah distribusi hakim yang tidak merata. Ada pengadilan yang jumlah hakimnya kurang, tapi ada pengadilan yang jumlah hakimnya justru berlebih. Bahkan, di pengadilan kelas 1A di Jawa, seorang hakim dapat melakukan sidang hingga 40 perkara.   “Di kelas-kelas...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/ef259-20170803-wawancara-cha-firdaus-muhammad.jpg

CHA Firdaus Muhammad Arwan: Manajemen Perkara dan SDM Perlu Pembenahan

Jakarta (Komisi Yudisial)– Salah satu permasalahan yang dihadapi Mahkamah Agung (MA) saat ini terkait  manajemen perkara. Informasi tentang perkara masih sering dimanfaatkan oknum untuk memperoleh keuntungan sendiri. Hal ini dapat diatasi dengan pembuatan aplikasi yang hanya dapat diakses oleh user tertentu sehingga kerahasiaan perkara bisa lebih terjamin. Calon hakim agung...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/6f306-20170802-wawancara-cha-bunyamin.jpg

CHA Bunyamin Alamsyah Berkomitmen Tindak Tegas Pelanggaran

Jakarta (Komisi Yudisial) – Calon hakim agung (CHA) Bunyamin Alamsyah ditanya  hubungan kesetaraan gender dengan tingginya angka perceraian dalam wawancara CHA Tahun 2017. Dalam agama Islam sudah ada ketentuan siapa yang menjadi pemimpin dalam rumah tangga. Jadi, kesetaraan gender dimaksudkan untuk melindungi pihak perempuan.   Bunyamin menjelaskan, bila angka perceraian...

https://dev-web.komisiyudisial.go.id/download_file?path=picture/

CHA Azizah Bajuber: Perceraian Tinggi karena Mediasi Belum Maksimal

Jakarta (Komisi Yudisial) – Memasuki hari kedua Seleksi Wawancara Calon Hakim Agung (CHA) Tahun 2017 menghadirkan lima CHA dari kamar Agama. CHA pertama yang diwawancarai adalah Hakim Tinggi Yustisial Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA) Azizah Bajuber, Kamis (3/8) di Auditorium KY, Jakarta.   Azizah menyoroti tingginya kasus perceraian di...

Aksesibilitas

Mode Suara Aktif
Mode Suara Non Aktif
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Warna Abu-abu
Kontras Tinggi
Kontras Negatif
Latar Belakang Terang
Garis Bawah Tautan
Font Mudah Dibaca

Reset Semua
Pemberitahuan Privasi

Kami memproses data Anda sesuai dengan kebijakan privasi kami. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui ketentuan tersebut.